Peternakan Ayam Broiler harus belajar dari Negeri Brazilia

By 4 November 2019Artikel

Assalamualaikum Kandangers,

Pada posting kali ini, kami ingin berbagi terkait dengan peluang usaha dan investasi pada sektor peternakan ayam broiler. Kita tahu bahwa permintaan ayam di Indonesia dari tahun ke tahun tumbuh diatas angka 5%. Permintaan akan kebutuhan ayam pedaging ini menjadi salah satu permintaan yang terbesar di Industri Peternakan.

Selain market yang sangat besar di pasar domestik. Pasar ayam pedaging juga merupakan sebuah komoditas global yang memiliki prospek yang cukup menarik. Negara-negara dengan jumlah penduduk yang besar seperti China, India, Eropa dan Amerika juga memiliki tingkat konsumsi ayam yang sangat besar.

Namun dibalik potensi peternakan ayam broiler atau pedaging yang cukup besar. Industri peternakan ayam broiler dalam negeri mengalami banyak tantangan untuk terus berkembang. Salah satu masalah utama yang diidentifikasi adalah masalah inefisiensi peternakan ayam di Indonesia.

Jika dibandingkan dengan negara agraris yang memiliki potensi peternakan ayam seperti Brazil. Industri peternakan ayam broiler Indonesia dalam posisi yang tertinggal. Brazil mampu memproduksi ayam dengan biaya produksi lebih murah sampai 80% dibandingkan harga produksi dalam negeri Indonesia. Sebuah perbandingan biaya produksi yang sangat signifikan. Tak heran jika saat ini Brazil sangat getol untuk bisa masuk ke pasar Indonesia. Dengan biaya operasional yang lebih dari separuh lebih murah, pasti secara keuntungan kompetitif mereka sangat siap untuk beradu dengan peternak lokal Indonesia. Sebuah kondisi yang cukup mengkhawatirkan bagi industri peternakan ayam di dalam negeri.

Beberapa hal yang membuat Brazil bisa efisien dalam peternakan ayam broiler adalah,

  1. Brazil mampu memproduksi Jagung dengan skala besar dan dengan harga yang murah. Dengan ketersediaan bahan utama pakan ternak yang banyak dan murah. Sudah pasti harga pakan sebagai komponen utama peternakan bisa sangat mereka tekan. Bahkan kita pun masih impor dari Brazil untuk bahan baku pakan konsentrat di Indonesia.
  2. Sistem yang terintegrasi dan efisien. Sebagian besar peternak di Brazil sudah mulai beralih ke sistem peternakan yang masuk skala industrial. Sehingga efisiensi peternakan bisa sangat bagus. Mereka sudah meninggalkan cara beternak tradisional sejak 5 tahun yang lalu. Sistem peternakan terintegrasi dan modern ini meningkatkan efisiensi yang signifikan bagi industri peternakan ayam broiler di Brazil.
  3. Dukungan pemerintah yang fokus untuk mendukung industri peternakan dalam negeri. Pemerintah Brazil termasuk salah satu contoh sukses dalam pengembangan industrialisasi peternakan ayam broiler di dunia. Selain mengembangkan industri peternakan ayam menjadi lebih modern, efisien, dan terintegrasi, pemerintah Brazil juga dengan all out mendukung industri-nya dengan menawarkan produk-produk peternakan mereka ke pasar-pasar global seperti Amerika Serikat, Eropa, China bahkan Indonesia. Dengan ketersediaan pasar yang terjamin, industri peternakan dalam negeri Brazil menjadi tumbuh dan berkembang menjadi raksasa Industri peternakan ayam di dunia.

Berkaca dari hal tersebut, sudah sepatutnya industri dalam negeri Indonesia berbenah untuk ikut menjadi produsen ayam broiler yang bermain untuk pasar global. Indonesia memiliki potensi yang sama besarnya dengan Brazil. Kita adalah negara tropis dengan suhu dan cuaca yang sangat cocok untuk melakukan usaha peternakan ayam broiler. Dibandingkan dengan negara subtropis, suhu tropis kita bisa menjadi salah satu keuntungan kompetitif yang harus kita manfaatkan.

Selain itu, lahan-lahan yang luas yang masih tersedia di Indonesia juga menjadi variabel pendukung yang bisa kita manfaatkan untuk menyediakan lahan-lahan jagung dan peternakan ayam terintegrasi yang modern. Sehingga kita bisa mengejar ketertinggalan menjadi produsen ayam pedaging yang terus menjadi komoditi yang dibutuhkan dunia.

Pemerintah, Industri , Pelaku peternak dan Akademisi Peternakan perlu bersinergi untuk bisa melakukan terobosan terbaik untuk mengejar ketertinggalan tersebut. Karena pada dasarnya Indonesia mampu dan bisa untuk menjadi pesaing kuat produsen ayam pedaging dunia.

Mari terus dukung peternak Indonesia bersama Kandang.in

Panelis

Author Panelis

More posts by Panelis

Leave a Reply