Pemuda muslim milenials awam investasi, sebuah kondisi yang memprihatinkan!

By 7 April 2018Artikel

Investasi

Saat ini hampir 30% remaja milenialls memasuki masa usia produktif. Diperkirakan pada tahun 2020, lebih dari 60% warga indonesia akan diisi oleh usia produktif. Namun ada kondisi yang sedikit menarik perhatian kami dari hasil survey yang kami lakukan pada cluster pemuda/pemudi milenials terutama muslim. Hasil temuan dari survey yang kami lakukan  pada pemuda muslim di rentang usia 20 – 30 tahun di beberapa kota besar. Menunjukkan bahwa hampir 60% dari pemuda/pemudi muslim belum pernah mencoba instrumen investasi.

Sebuah kondisi yang bisa dikatakan kurang baik, jika tidak mau dikatakan buruk. Jika dibandingkan dengan hasil survey kami terhadap pemuda milenials non-muslim yang menunjukkan nilai hampir 60% sudah mencoba melakukan investasi. Bahkan 40% sudah mencoba berbagai macam investasi seperti saham, reksadana, pembelian emas, properti dan lain sebagainya. Nilai tersebut akan jauh lebih timpang jika dibandingkan dengan pemuda milenials di kawasan Asia Tenggara. Tingkat kepahaman investasi pemuda indonesia tertinggal dari negara tetangga kita seperti Singapura, Malaysia dan Thailand.

Dari survey yang kami lakukan, ternyata pemuda milenials muslim ini kebanyakan hanya menyimpan sisa pengeluaran dari pendapatan bulanan pada tabungan bank. Padahal jika kita tahu, nominal uang yang kita simpan di Bank sebagai tabungan sangat sulit bersaing dengan laju inflasi. Kemudian dari data tersebut juga menampilkan info bahwa ternyata 40% pemuda muslim dapat menyisihkan 40% dari pendapatannya untuk ditabung. Sebuah potensi yang cukup besar sebenarnya jika mereka dapat mengelola finansial mereka dengan lebih baik.

Memang setelah diteliti lebih lanjut, dari 60% pemuda yang kami survey tersebut memberikan alasan salah satu yang terbesar adalah mereka takut untuk melakukan investasi karena unsur-unsur ketidak pastian yang dilarang oleh ajaran agama Islam. Serta pemahaman terhadap syariat islam yang mulai meningkat dan masif pada pemuda-pemuda milenials yang akhirnya mereka berhati-hati dalam melakukan investasi. Terutama pada investasi yang menurut mereka mengandung unsur riba. 45% mengatakan bahwa mereka hanya ingin berinvestasi pada instrumen non-ribawi.

Padahal seharusnya pemahaman tersebut harusnya tidak menghalangi kita untuk mencoba mencermati instrumen investasi yang tersedia. Karena pada saat ini telah tersedia beberapa instrumen investasi yang patuh terhadap syariah. Berbagai macam instrumen investasi tersebut menawarkan berbagai keuntungan bagi kita agar nominal uang pendapatan kita bisa bertahan diatas tingkat inflasi. Investasi tersebut bermacam-macam mulai dari investasi jangka pendek, menengah maupun jangka panjang. Serta, ada investasi yang menjanjikan high profit yang tentunya diiringi dengan high risk. Ataupun investasi yang rendah resiko dengan nilai keuntungan yang masih menarik untuk dicermati.

Dengan mempelajari tentang berbagai instrumen investasi dan hukum muamalah dasar untuk menjamin kesesuaian pilihan investasi yang kita pilih dengan syariah. Maka akan dapat memberikan kita pemahaman yang lebih luas tentang instrumen investasi. Yang akhirnya akan membantu kita untuk mengelola finansial kita menjadi lebih baik lagi. Sehingga akan dapat meningkatkan pendapatan kita yang insyallah secara otomatis akan meningkatkan nilai zakat, infaq dan shodaqoh kita yang akan memberikan manfaat kepada umat yang membutuhkan. Sehingga secara tidak langsung dengan kita paham dan melakukan investasi yang baik, akan memperkokoh ekonomi islam.

Selain itu, perlu dilakukan edukasi yang lebih baik kepada pemuda muslim melalui kajian-kajian pengelolaan finansial secara islami. Untuk dapat memberikan wawasan kepada pemuda muslim, terkait bagaimana cara pengelolaan keuangan yang baik. Serta mencermati bahkan mengajari untuk memilih instrumen investasi yang sesuai syariah.

Serta, perlu disediakan lebih banyak pilihan instrumen investasi syariah yang dikelola dengan profesional. Yang dapat memberikan keuntungan, taat azas syariah, transparan serta amanah. Sehingga pemuda-pemudi milenials ini nantinya dapat memiliki berbagai macam opsi investasi syariah. Sehingga dapat meningkatkan jumlah pemuda muslim yang paham akan investasi dan mau menginvestasikan pendapatan mereka instrumen investasi yang menarik.

Semoga kita dapat menerapkan sistem ekonomi berbasis syariah untuk bisa memberikan solusi bagi Indonesia.

Salam,

Kandang.in

 

Panelis

Author Panelis

More posts by Panelis

Leave a Reply