Category

Berita

Efek Covid-19 Terhadap Industri Agriculture

By | Berita | No Comments

Penyebaran Covid-19 di Dunia, termasuk ke Indonesia telah berdampak secara significant pada sektor ekonomi dan bisnis seperti industi pariwisata hingga perdagangan, namun bagaimana efek covid-19 terhadapa industri pangan yang termasuk dalam katagori industri penting (Essentials Business) yang masih di izinkan beroperasi selama PSBB berlangsung.

“Dalam kondisi karantina setiap orang masih membutuhkan makan” implikasi dari ungkapan tersebut merupakan sebuah bukti penting betapa industri agriculture tidak bisa dipandang remeh, Industri ini terbukti mampu bertahan dalam keadaan krisis ekonomi (Resilient in the time of turmoil) dan industri agriculture bukan hanya dapat menjadi jaring keamanan sosial namun lebih dari itu dapat menjadi backbone ekonomi dalam masa recovery kedepanya.

Selebihnya bila penyebaran Covid-19 tidak semakin meluas maka indusri agriculture juga akan berimbas signifikan, Setidaknya ada 5 dampak yang akan dirasakan oleh pelaku industri agriculture dalam masa pandemi global coronavirus 2020.

1. Sulitnya Akses Menuju Pasar
Adanya pembatasan area diberbagai lokasi membuat petani peternak mengalami kesulitan untuk mengakses pasar mereka, sehingga banyak sekali hasil pertanian yang tidak terjual dan menyebabkan kerugian terhadap petani.

Disamping itu juga disisi konsumen mereka akan menerima peningkatan harga bahan pertanian karena terbatasnya supply, kondisi ini mengakibatkan kerugian disisi petani dan konsumen karena terjadinya kerusakan dalam alur distribusi pangan (Broken Supply chain)

2. Ancaman Keselamatan Tenaga Kerja 
Ancaman cross transmisi virus semakin menjadi momok dilingkungan para pekerja sehingga menyebabkan sebagaian pekerja memilih untuk sementara waktu diam dirumah, hal ini menyebabkan kurangnya stok tenaga kerja yang dapat menjalankan kegiatan agriculture di lapangan.

Disamping itu juga mayoritas pekerja di industri pangan adalah berusia tua sehingga kerentanan terhadap terpapar virus covid-19 menjadi ancaman bagi mereka, namun disamping itu para petani harus tetap menjalankan pertanian dan peternakanya agar dapat menghidupi keluarga sehari-hari

3. Batasan Transportasi 
Adanya kegiatan pembatasan wilayah juga menyebabkan terganggunya pengiriman hasil pertanian menuju pasar yang berada di kota-kota besar, hal ini berdampak juga pada kenaikan biaya distribusi pengantaran pangan dan juga akan mempengaruhi terhadap pendapatan petani dan peternak

4. Penurunan Agregat Permintaan Pangan
Kegiatan bekerja dari rumah dan #dirumahsaja juga telah membatalkan banyak acara-acara perayaan, pesta dan kegiatan besar lainya yang juga berdampak pada menurunan angka konsumsi makan secara agregat, masyarakat yang diam dirumah dan tidak banyak berinteraksi keluar tidak dapat mengkonsumsi makan diluar sehingga warung-warung, cafe dan restorant tidak dapat beroperasi dan mengakibatkan tidak membeli bahan baku dari hasil agriculture

Rantai masalah tersebut mengakibatan penurunan permintaan dipasar, disamping itu juga supply pertanian tetap sama dan tidak berkurang sehingga terjadi melimpah supply tidak terserap di level petani peternak dan hasil dari penurunan demand tersebut mengakibatkan hancurnya harga makanan pokok di level peternak

5. Kenaikan Harga Dolar
Meningkatnya harga dolar tentunya akan berakibat pada peningkatan harga pakan ternak, karena bahan baku pakan ternak seperti jagung masih impor untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri, hal ini menyebabkan cost operational di level peternak meningkat, disisi lain terjadinya penurunan harga hasil ternak

kombinasi dari kedua hal tersebut menyebabkan banyak peternak seperti peternak ayam petelur collapse dan tidak mampu bertahan ditengah pandemi Global tersebut.

Namun dari semua dampak diatas, ada selalu kabar baik ditengah crisis, dalam kondisi tersebut secara mayoritas peternak dan petani masih beroprasi normal dan kegiatan di lapangan secara perlahan telah dapat berdaptasi dari kondisi pandemi ini, Terlebih para investor sekarang sadar bahwa dalam kondisi krisis sekalipun kegiatan pertanian, peternakan dan perikanan masih berjalan normal sehingga dapat menjadi ladang investasi kedepannya.

Smart Kandang.in menjadi finalis The Next Dev dari Surabaya

By | Berita, Teknologi | No Comments

Alhamdulillahirabbil Alamin,

Puji syukur atas semua nikmat yang diberikan oleh Allah SWT.

Pada sore tadi, 7 November 2019, Smart Kandang, inovasi yang kami kembangkan untuk dunia peternakan Indonesia menjadi salah satu inovasi startup terpilih dari Surabaya dalam Acara The Next Dev.

The Next Dev, adalah sebuah ajang pencarian dan pengembangan startup teknologi terbaik Indonesia di Bidang Social Impact. Nextdev diinisasi oleh Telkomsel, memberikan kesempatan kepada startup-startup untuk menyampaikan ide dan inovasi yang kemudian didukung untuk dikembangkan dengan berbagai dukungan.

Pada The Nextdev 2019, kami dari kandang.in mendaftarkan diri untuk memperkenalkan ide kami smart kandang ( https://smart.kandang.in/ ) pada acara The Nextdev yang diselenggarakan di Surabaya. Pada acara tersebut kandang.in diwakili oleh CEO kami M. Ishaq Firdaus untuk mempresentasikan inovasi terbaru dari kandang.in tersebut. Kak Ishaq, menjelaskan bahwa dalam mendukung usaha pengembangan peternakan di daerah, kita tidak bisa hanya memberikan modal saja kepada peternak, namun kita juga harus mendukung mereka dengan teknologi, expertise dan akses kepada pasar. Sehingga usaha peternakan yang mereka jalankan bisa menguntungkan dari sisi bisnis dari efisiensi dan standar tinggi yang bisa didukung dengan teknologi.

Berdasarkan pengalaman dari menjalankan kandang.in lebih dari 2 Tahun. Tim kandang.in memiliki pelajaran menarik bahwa, tanpa dukungan teknologi yang memadai, kemampuan peternak akan sulit direplikasi dan dikembangkan dengan skala yang besar dan cepat. Oleh karena itu, teknologi pendukung peternakan menjadi faktor penting yang harus kita sediakan sebagai pelengkap solusi investasi syariah yang telah dimiliki oleh kandang.in.

Dengan gabungan antara investasi syariah di bidang peternakan plus dengan teknologi dari smart kandang. Insyallah kami bisa memberikan keunggulan kompetitif lebih kepada mitra-mitra peternak kami di daerah. Sehingga kandang.in bisa menjadi complete solution untuk peternak di Indonesia.

Dengan pemaparan tersebut, akhirnya inovasi yang telah kami lakukan diapresiasi oleh Tim The Nextdev sehingga terpilih menjadi salah satu finalis dari Surabaya. Sebuah kado akhir tahun yang menarik bagi seluruh tim kandang.in, dan tim smart kandang khususnya.

Selamat ya tim smart kandang!

Semoga kami bisa terus menghadirkan inovasi yang bisa menjadi solusi untuk Indonesia.

Salam satu aksi, satu solusi untuk Negeri,

Kandang.in

Luar Biasa! Peternak Muslim di Indonesia Sukses di Selandia Baru. Punya 9.000 hektar peternakan.

By | Berita | No Comments

 

Muslim asal Indonesia, Reza Abdul Jabbar menjadi peternak sukses di Invercargill, Selandia Baru. Peternakan Rural Practice Yrust seluas 9000 hektar milik Reza menjadi rumah bagi 2500 sapi perah. Susu perah dari peternakannya menjangkau berbagai negara, termasuk negara-negara di kawasan Asia Pasifik. Bapak Tantowi yahya selaku duta besar RI di selandia baru memperkenalkan profil peternak muslim yang sukses ini.

Proses pemerahan di peternakan Reza sudah canggih. Sapi diperah menggunakan robot mekanik. Pemberian pupuk pun dilakukan menggunakan helikopter.

Sebelum memiliki bisnis peternakan, jatuh bangun usaha pernah Reza alami. Ia hijrah dari Indonesia sejak mengambil master bidang peternakan di Massey University, Selandia Baru. Reza sempat bekerja di beberapa peternakan besar hingga akhirnya berani memulai usaha sendiri. Perlahan tapi pasti, usaha Reza berkembang pesat.

Saat ini dengan usaha yang telah dimiliki di selandia baru, Reza Abdul Jabbar telah tergabung dalam koperasi besar peternak di selandia baru yang menjamin pengembangan usaha peternak dan memasarkan produk-produk peternakan yang dihasilkan oleh anggota peternak. Dengan sistem ini menurut beliau akan dapat membantu peternak untuk berkembang dengan lebih baik.

Semoga peternak yang taat beribadah ini mampu menularkan ilmu yang diperolehnya kepada peternak-peternak di Indonesia. Untuk menjadikan usaha peternakan di Indonesia menjadi lebih baik.

Amiin.